KOTAWARINGIN TIMUR – Warga di sekitar Jalan Desmon Ali, Simpang Semekto (arah Bandara H. Hasan), Kelurahan Baamang Hulu, digegerkan oleh insiden kebakaran hebat yang melahap sejumlah bangunan pada Selasa (11/8/2026) petang. Api dengan cepat membesar karena mayoritas bangunan berkonstruksi kayu.
Berdasarkan data yang dihimpun, objek yang terbakar meliputi tiga buah rumah tempat tinggal, satu gudang las, dan satu gudang pengumpulan kayu. Adapun area bangunan rumah yang terbakar masing-masing memiliki luasan sekitar 8 x 12 meter.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur menerima laporan dari masyarakat terkait amukan si jago merah tersebut pada pukul 18.25 WIB. Hanya berselang dua menit, armada pemadam dari Peleton 2 langsung diterjunkan ke lokasi.
“Petugas berangkat pukul 18.27 WIB dan tiba di lokasi dalam waktu sekitar 8 menit dengan jarak tempuh 7 kilometer. Operasi pemadaman langsung dilakukan pada pukul 18.37 WIB,” tulis keterangan resmi dari laporan Regu 2 Damkar Kotim.
Operasi penanggulangan bencana ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Damkar Kotim, H. Achmad Taufik, ST., MT., didampingi Kabid Pemadaman Penyelamatan Sarana Prasarana, H. Yayat Hidayat, S.Hut, beserta puluhan personel tangguh lainnya. Sebanyak enam unit armada utama Damkar dikerahkan ke lokasi untuk memblokir perluasan api.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya dan dinyatakan aman setelah proses pendinginan (overhaul) selesai pada pukul 20.02 WIB. Operasi ini memakan waktu kurang lebih 1 jam 25 menit.
Terkait dugaan awal pemicu munculnya api, saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian setempat. Akibat musibah kebakaran ini, kerugian material ditaksir mencapai Rp700.000.000,-.
Sinergi Lintas Instansi dan Relawan
Keberhasilan menjinakkan api dengan cepat tidak lepas dari sinergi dan bantuan yang solid dari berbagai pihak di lapangan.
Selain tim Damkar Kotim, proses pemadaman turut didukung penuh oleh BPBD, PDAM, PLN, TNI/Polri (Polsek Ketapang), PMI Kabupaten Kotim, dan Pertamina. Solidaritas tinggi juga ditunjukkan oleh berbagai komunitas relawan yang bahu-membahu di lokasi kejadian, di antaranya:
-
Relawan Dompet Peduli
-
Relawan Mesjid Jami
-
Relawan Ketapi 3
-
Relawan Teluk Dalam
-
RPAS Baamang
-
Relawan Kelurahan M. B. Hilir
Setelah kondisi di lapangan dipastikan benar-benar kondusif dan aman dari potensi titik api susulan, seluruh petugas dan armada gabungan ditarik mundur kembali ke Markas Komando masing-masing.
Sumber data: Laporan Kejadian Dinas Pemadam Kebakaran Kotawaringin Timur (Nomor: K/18/VIII/2026).






Tinggalkan Balasan