SAMPIT – Personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan aksi cepat tanggap setelah menerima laporan adanya gangguan satwa liar di lingkungan pendidikan. Objek penanganan kali ini adalah munculnya sejumlah anak ular di kawasan Universitas Darwan Ali Sampit, Jalan Batu Berlian, Kamis (9/4/2026) pagi.
Laporan bermula dari keresahan pihak kampus yang disampaikan oleh Bapak Depi Rusda melalui layanan darurat. Menanggapi hal tersebut, Komandan Peleton I, Akhmad Ilham Wahyudi, segera mengerahkan personel Regu I menuju lokasi pada pukul 08.36 WIB untuk melakukan tindakan penyelamatan (rescue).
Kronologi Penemuan
Berdasarkan keterangan pelapor kepada petugas, dalam beberapa hari terakhir civitas akademika dikejutkan dengan penemuan anak ular yang berjumlah sembilan ekor. Ular-ular tersebut diketahui muncul dari lubang plafon di salah satu ruang perkuliahan.
Setibanya di lokasi pada pukul 08.46 WIB, petugas mengidentifikasi jenis satwa tersebut sebagai Ular Lanang Sapi (Coelognathus radiatus). Meski tidak berbisa, keberadaan ular yang kerap berperilaku agresif saat merasa terancam ini cukup mengganggu kenyamanan kegiatan belajar mengajar.
Proses Penyisiran dan Penanganan
Dipimpin oleh Kepala Regu Isra Hidayat, tim yang beranggotakan tujuh personel langsung melakukan teknik herping atau pencarian intensif di area ruang kelas hingga menyisir bagian atas plafon yang dicurigai sebagai sarang atau jalur perlintasan ular.
“Petugas telah melakukan penyisiran menyeluruh di titik-titik yang dilaporkan. Namun, setelah pencarian maksimal, objek (induk atau sisa anak ular) tidak berhasil ditemukan di lokasi tersebut saat itu,” tulis laporan resmi Peleton I.
Sebagai langkah preventif agar ular tidak kembali masuk ke ruang kelas, petugas melakukan tindakan berikut:
-
Penyemprotan wewangian di area plafon.
-
Penebaran kapur barus di sudut-sudut ruangan untuk menetralisir aroma yang disukai ular.
-
Edukasi dan Sosialisasi kepada pihak kampus mengenai penanganan awal jika bertemu ular serta perawatan Alat Pemadam Api Portable (APAP).
Kembali ke Mako
Operasional dinyatakan selesai pada pukul 10.10 WIB setelah area dipastikan aman. Seluruh personel beserta unit mobil Toyota Hilux dan kendaraan roda dua kembali ke Markas Komando Disdamkarmat dalam kondisi selamat.
Pihak Disdamkarmat Kotim terus mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama menutup celah-celah plafon atau lubang pipa yang berpotensi menjadi akses masuknya hewan melata ke dalam bangunan.







Tinggalkan Balasan