SAMPIT – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali bertindak cepat menangani musibah kebakaran lahan kosong dan semak belukar. Kebakaran kali ini terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di area bengkel seberang City Mall, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan MB Ketapang, pada Rabu (2/9/2026).
Berdasarkan laporan resmi dari Peleton III Disdamkarmat Kotim, informasi awal diterima dari seorang warga pada pukul 15.22 WIB yang melaporkan adanya kebakaran semak belukar yang mulai mendekati area bangunan rumahnya. Merespons cepat panggilan tersebut, tim langsung meluncur pada pukul 15.23 WIB.
Awalnya, tim diarahkan ke titik kebakaran di sekitar kantor BPJS Ketenagakerjaan. Namun, setibanya di lokasi tersebut pada pukul 15.38 WIB, tim mendapati petugas pemadam kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sudah berada di lokasi melakukan penanganan. Mengingat adanya titik api lain yang juga butuh penanganan segera, armada Disdamkarmat langsung bergeser menuju titik api di seberang City Mall Sampit dan tiba di lokasi pada pukul 15.45 WIB.
Operasi pemadaman mulai dilaksanakan pada pukul 15.46 WIB. Mengingat luasnya area lahan gambut dan semak belukar yang terbakar—mencapai kurang lebih 2 hektar—operasi ini membutuhkan upaya ekstra. Disdamkarmat Kotim mengerahkan Mobil Tangki Pemadam Kebakaran 13 dengan personel dari Regu III yang dipimpin oleh Wakil Komandan Regu III, Sukmana Saleh. Bantuan tambahan juga dikerahkan melalui Mobil Unit 06 beserta personel tambahan dari Regu I.
Keberhasilan penanganan kebakaran ini juga tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi di lapangan. Tim Disdamkarmat Kotim mendapat bantuan dan dukungan penuh dari Tim Supply Air Pemerintah Kabupaten Kotim, Relawan Pemadam Kebakaran Kabupaten Kotim, armada supply air dari PT Wilmar, serta perbantuan pengamanan dan personel dari Tim TNI (Yonif Mentaya).
Setelah berjibaku mengendalikan api selama lebih dari lima jam di tengah kondisi cuaca yang cerah, api akhirnya berhasil dilokalisir pada pukul 20.54 WIB. Petugas kemudian melanjutkan ke tahap pendinginan (cooling down) untuk memastikan tidak ada titik api (bara) tersembunyi di bawah permukaan lahan.
“Pada pukul 21.08 WIB, kami melakukan pemeriksaan akhir yang mendetail. Operasi secara resmi dinyatakan selesai dan aman pada pukul 21.13 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden ini,” sebut laporan tertulis dari Peleton III, yang saat itu juga disiagakan oleh Komandan Regu III, Supriansyah, dari Markas Komando.
Secara keseluruhan, kemampuan personel, dukungan logistik, hingga sistem komunikasi di lapangan berjalan dengan sangat baik dan tanpa kendala. Seluruh unit operasional dan personel dilaporkan telah tiba kembali di Markas Komando pada pukul 21.35 WIB.
Disdamkarmat Kotim terus mengimbau masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan atau melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar, serta segera menghubungi pihak pemadam kebakaran apabila melihat titik api yang berpotensi meluas.








Tinggalkan Balasan