Satu Kamar Tidur di Perumahan Mandiri Residence Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp30 Juta

SAMPIT – Peristiwa kebakaran nyaris menghanguskan sebuah rumah permanen di Jalan Walter Condrat, Perumahan Mandiri Residence, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Rabu (25/3/2026) malam. Api dilaporkan melahap satu unit kamar tidur milik warga bernama Rani (24).

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur menerima laporan darurat melalui emergency call pada pukul 23.22 WIB. Menanggapi laporan dari warga bernama Ibu Ayang tersebut, Peleton I yang dipimpin oleh Akhmad Ilham Wahyudi segera meluncur ke lokasi.

Kronologi dan Penanganan Cepat

Hanya butuh waktu empat menit bagi petugas untuk mencapai lokasi kejadian yang berjarak sekitar 2,1 kilometer dari Markas Komando (Mako). Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 23.26 WIB, api sudah berhasil dijinakkan warga namun menyisakan kepulan asap tebal di bagian plafon dan dinding bangunan.

“Setibanya di lokasi, status kebakaran sudah dinyatakan kuning. Petugas segera melakukan prosedur pendinginan selama kurang lebih tiga menit untuk memastikan tidak ada titik api tersembunyi,” tulis laporan resmi Peleton I Damkarmat Kotim.

Berdasarkan keterangan saksi mata di sekitar lokasi, sempat terdengar suara ledakan sebanyak dua kali dari dalam bangunan sebelum asap tebal mulai keluar. Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api masih dalam penyelidikan pihak terkait.

Total Kerugian dan Personel yang Diterjunkan

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian material diperkirakan mencapai Rp30.000.000,-. Objek yang terbakar fokus pada satu area kamar tidur berukuran 3×3 meter.

Dalam operasi pemadaman ini, Damkarmat mengerahkan kekuatan penuh dari Peleton I yang terdiri dari:

  • Unit Armada: Mobil Unit 13, Mobil Unit 06, dan satu unit Rescue Hilux Merah.

  • Personel: Tiga regu operasional di bawah komando Kepala Peleton Akhmad Ilham Wahyudi, dengan koordinasi kepala regu Isra Hidayat dan Didit Guruh.

Operasi dinyatakan selesai sepenuhnya (status hijau) pada pukul 23.57 WIB setelah petugas melakukan pemeriksaan akhir (overhaul). Seluruh personel dan armada kembali ke Mako pada pukul 00.14 WIB dalam kondisi aman.

  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More Articles & Posts