SAMPIT – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus bekerja ekstra keras dalam menanggulangi musibah kebakaran. Memasuki puncak musim kemarau, angka kejadian kebakaran—terutama kebakaran lahan—mengalami lonjakan signifikan sepanjang bulan Agustus 2026.
Berdasarkan laporan rekapitulasi data yang terlampir pada dokumen referensi WhatsApp Image 2026-08-18 at 15.46.51.jpeg, Damkarmat Kotim tercatat telah menangani sedikitnya 65 kejadian kebakaran hanya pada bulan Agustus ini. Mengingat bulan Agustus belum sepenuhnya berakhir, pihak Damkarmat menegaskan bahwa angka ini masih sangat berpotensi untuk terus bertambah.
Lahan Mendominasi Dari total 65 kegiatan pemadaman yang dilakukan selama bulan Agustus, kebakaran lahan, hutan, kebun, dan semak belukar mendominasi dengan jumlah yang sangat mencolok, yakni mencapai 54 kejadian.
Sementara itu, untuk kebakaran bangunan meliputi rumah, gedung, dan fasilitas umum, petugas telah menangani sebanyak 8 kejadian. Sisanya, terdapat 3 kejadian kebakaran lainnya yang meliputi insiden pada kendaraan, tempat sampah, maupun instalasi listrik.
Total Ratusan Kejadian Sejak Januari Tingginya intensitas kebakaran di bulan Agustus turut menyumbang lonjakan pada akumulasi data tahunan. Tercatat sejak periode Januari hingga Agustus 2026, total kegiatan di Bidang Pemadaman Damkarmat Kotim telah menyentuh angka 167 kejadian.
Rincian akumulasi sejak awal tahun 2026 tersebut meliputi:
-
Kebakaran Bangunan: 32 Kejadian
-
Kebakaran Lahan: 116 Kejadian
-
Kebakaran Lainnya: 19 Kejadian
Melihat tingginya angka kebakaran lahan yang menembus 116 kasus sepanjang tahun ini, Damkarmat Kotim terus menggaungkan slogan “Cegah Kebakaran, Selamatkan Nyawa”. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan atau membuang puntung rokok sembarangan di area kering.
Bagi masyarakat yang melihat potensi atau titik api, diharapkan dapat segera melapor melalui Call Center 112 agar api dapat ditangani secara dini sebelum meluas.








Tinggalkan Balasan