SAMPIT – Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bergerak cepat merespons laporan warga terkait keberadaan ular yang diduga jenis Cobra di lingkungan perkantoran, Senin (23/2/2026) pagi.
Insiden ini pertama kali dilaporkan oleh Bapak M. Isra Meirullah pada pukul 08.49 WIB. Objek yang diduga ular berbisa tersebut dilaporkan terlihat di area Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Kotim, Jalan Jenderal Sudirman KM 7, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
Kronologi Penanganan
Mendapat laporan tersebut, Kepala Peleton I, Akhmad Ilham Wahyudi, A.Ma., segera menginstruksikan Regu III untuk melakukan penanganan. Dengan mengerahkan satu unit mobil Rescue Toyota Hilux, personel yang dipimpin oleh Plh. Kepala Regu Himawan Hergianto tiba di lokasi dalam waktu kurang dari 10 menit.
“Kami tiba di lokasi pukul 09.00 WIB dan langsung diarahkan oleh pelapor menuju area belakang kantor yang menjadi titik awal terlihatnya ular tersebut,” ujar Himawan salah satu petugas di lapangan.
Penyisiran dan Edukasi
Tim Rescue yang beranggotakan enam personel tersebut langsung melakukan teknik pencarian (herping) secara menyeluruh di area yang dicurigai. Namun, setelah dilakukan penyisiran intensif selama beberapa menit di tengah kondisi cuaca cerah, objek yang dilaporkan tidak berhasil ditemukan.
Mengingat ular Cobra memiliki sifat yang sangat reaktif dan berbahaya, petugas tidak menghentikan langkah hanya pada pencarian. Tim memberikan edukasi mendalam kepada pegawai kantor dan pelapor mengenai langkah-langkah keamanan jika ular tersebut muncul kembali.
“Petugas telah menghimbau pihak kantor agar segera menghubungi kembali Markas Komando Damkarmat Kotim jika melihat keberadaan objek tersebut agar bisa segera dievakuasi secara aman,” tulis laporan resmi Peleton I.
Data Operasional
-
Personel Regu III: Himawan Hergianto, Tri Putra Kusuma, Akhmad Deddysatryanoor, Misnatho Hadi, Sarlan, dan Marlina Nathalia.
-
Waktu Operasi: 09.02 WIB – 09.06 WIB.
-
Hasil: Nihil (Objek tidak ditemukan), situasi dinyatakan kondusif pada pukul 09.15 WIB saat personel kembali ke Mako.
Meskipun pencarian kali ini belum membuahkan hasil, kesiapsiagaan tim Damkarmat Kotim dalam merespons Animal Handling menjadi bukti komitmen pelayanan prima bagi masyarakat guna mencegah terjadinya korban jiwa akibat serangan hewan berbisa di area publik.








Tinggalkan Balasan