SAMPIT – Satuan Tugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Peleton I berhasil menjinakkan si jago merah yang melahap lahan semak belukar di Jalan Bawi Jahawen, RT 062/RW 010, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang pada Rabu (21/1) siang.
Kebakaran yang terjadi di tengah cuaca cerah tersebut sempat memicu kekhawatiran warga sekitar lantaran posisi api yang terus membesar dan berpotensi merembet ke area perumahan penduduk.
Kronologi Kejadian
Peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Bapak Salamun pada pukul 12.15 WIB. Informasi tersebut diterima petugas melalui pesan singkat WhatsApp dan segera direspons cepat oleh Kepala Peleton I, Akhmad Ilham Wahyudi.
Hanya berselang empat menit setelah laporan divalidasi, armada Mobil Tangki Pemadam Kebakaran 13 bersama Regu I yang dipimpin oleh Plh. Kepala Regu Aulia Ramadhan langsung meluncur ke lokasi. Menempuh jarak sekitar 4,7 KM, petugas tiba di titik koordinat -2,5550 S / 112,9360 E pada pukul 12.28 WIB dan langsung melakukan pengamanan area.
Operasi Pemadaman
Petugas bergerak taktis mengingat risiko perambatan api ke bangunan warga sangat tinggi. Berikut adalah garis masa operasional di lapangan:
-
12.30 WIB: Operasi pemadaman dimulai.
-
12.50 WIB: Api berhasil dilokalisir sehingga tidak meluas.
-
12.54 WIB: Proses pendinginan (cooling) untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
-
13.12 WIB: Operasi dinyatakan selesai secara total.
“Setiba di tempat kejadian, petugas segera melakukan pemadaman intensif karena kebakaran berpotensi merambat ke rumah warga yang berada di sekitar lahan,” tulis laporan resmi Peleton I.
Data Kerugian dan Dugaan Penyebab
Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, luas lahan yang hangus terbakar diperkirakan mencapai ± 600 m². Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.
Terkait penyebab kebakaran, pihak Damkarmat mengindikasikan adanya dugaan arson atau tindakan pembakaran yang disengaja. Namun, penyelidikan lebih lanjut tetap diserahkan kepada pihak berwenang.
Setelah situasi dinyatakan aman dan berstatus “kuning” (tidak ada lagi potensi perambatan), personel Regu I kembali ke Markas Komando pada pukul 13.35 WIB. Secara keseluruhan, operasi berjalan lancar dengan dukungan logistik, kemampuan personel, dan komunikasi yang dinilai sangat baik di lapangan.








Tinggalkan Balasan